Memanaskan Mobil saat WFH? Perhatikan Hal-Hal Berikut


Tags:

Pemberlakuan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali membuat seluruh kegiatan kerja dialihkan kembali menjadi WFH (Work From Home) atau bekerja dari rumah. Selain itu, larangan untuk bepergian juga membuat mobil anda akan ikut berdiam diri dirumah karena tidak digunakan. Meskipun begitu, anda tetap harus memanaskan mobil secara berkala loh. Berikut beberapa tips dan hal yang harus diperhatikan saat anda memanaskan mobil.

Tips Memanaskan Mobil Saat WFH

Selama PPKM anda tentu tidak bisa berpergian kemanapun. Mobil juga ikut ter lockdown di garasi rumah kan? Namun hal tersebut bukan berarti anda hanya mendiamkan mobil tanpa merawatnya. Simak tipsnya berikut ini:

  1. Panaskan Mesin Minimal 2 Kali Seminggu

Mobil yang jarang digunakan tetap harus dipanaskan setidaknya 2 kali dalam seminggu. Waktu terbaik untuk memanaskan mobil adalah saat cold start atau di pagi hari. Durasi untuk memanaskannya sekitar 5-15 menit saja sudah cukup. Tujuan utama untuk memanaskan mobil ini adalah agar aki dalam mesin tetap terisi dan tenaga kelistrikan mesin tetap berjalan.

  1. Ubah Posisi Mobil

Saat memanaskan mobil, sebaiknya anda mengubah posisi mobil anda dari posisi awal parkir. Apalagi jika mobil anda terparkir di garasi rumah yang tertutup. Akan lebih baik lagi jika anda memanaskannya di area terbuka karena jika dibiarkan di garasi, gas buangan mobil akan berkumpul di satu tempat dan tentunya berbahaya. Anda bisa membawa mobil anda berputar mengitari perumahan anda agar ban mobil juga bergerak dan tidak rata di satu bagian. Jika tidak sempat, anda juga bisa hanya mengeluarkannya dari garasi, memanaskannya kemudian dimasukkan lagi kedalam garasi. Mudah bukan?

  1. Mainkan Semua Tombol

Jangan lupa untuk memainkan semua tombol dalam mobil anda saat memanaskan mobil secara bergantian. Selain untuk memeriksa fungsinya masih berjalan dengan baik atau tidak, memainkan tombol dalam mobil juga berfungsi agar aliran listrik dalam tombol ke mesin tetap terjaga. Tombol-tombol yang jarang digunakan akan lebih mudah rusak.

  1. Buka Semua Jendela
WOW!  Ketahui Spesifikasi BMW Seri 7 Kado Manis Atta Halilintar ke Aurel Hermansyah

Usahakan untuk membuka semua jendela saat memanaskan mobil. Hal ini dilakukan untuk menjaga sirkulasi udara dalam mobil. Selain itu, membuka jendela mobil juga akan mengurangi pertumbuhan jamur, virus dan kuman yang ada dalam mobil. Jamur yang mengendap dalam mobil bisa merusak interior mobil loh. Jadi, buka jendela mobil anda dan biarkan udara segar masuk kedalamnya. Akan lebih baik jika bagian dalam interior mobil terkena cahaya matahari.

  1. Tidak Perlu Menekan Pedal Gas

Jika mobil keluaran lama masih menggunakan sistem pembakaran karburator untuk memanaskan mobil, mobil keluaran baru sudah tidak memerlukan cara itu. Mobil yang banyak beredar sekarang sudah memiliki teknologi injeksi sehingga meskipun tidak menekan pedal gas, mobil anda akan tetap menyalakan mesinnya. Jika anda ngotot untuk menekan pedal gas, yang ada bahan bakar anda akan terbuang percuma.

  1. Posisikan Transmisi Netral

Jika mobil anda merupakan mobil dengan transmisi manual, jangan lupa untuk memposisikan transmisi dalam mode netral. Mobil dengan transmisi manual akan langsung melaju kedepan saat dinyalakan. Hal ini tentu berbahaya jika anda belum siap atau ada objek di depan mobil anda.

  1. Aktifkan Rem Tangan Mobil

Jangan lupa juga untuk mengaktifkan rem tangan mobil anda untuk mencegah resiko seperti poin 6. Mengaktifkan rem tangan mobil akan menghindarkan mobil anda melaju sendiri tanpa kendali anda.

  1. Matikan AC

Jangan lupa untuk mematikan AC terlebih dahulu saat mulai memanaskan mesin mobil. Menyalakan AC ketika suhu mobil anda masih belum normal akan membuat kinerja mesin menjadi berat. Nyalakan AC mobil ketika mesin mobil anda dalam titik normal sekitar 5-7 menit setelah memanaskan mobil agar kompresor AC tidak bekerja terlalu berat.

  1. Sering Bersihkan dan Cuci Mobil
WOW!  Begini Cara Hitung Teknik Harga Jual Mobil Bekas

Hal terakhir yang harus anda perhatikan adalah rajin-rajinlah untuk membersihkan mobil dan mencuci mobil. Cuci mobil setidaknya dua minggu sekali untuk memastikan kondisi mobil tetap terawat. Jika tidak sempat mencuci mobil, setidaknya anda membersihkan mobil dengan mengelap dan membersihkan debu bagian dalam mobil. Kotoran yang menumpuk terlalu lama dapat menjadi sarang bakteri dan semakin sulit untuk dibersihkan.

Nah itulah tadi beberapa tips dan hal-hal yang harus anda perhatikan saat memanaskan mobil. Jangan lupa merawat mobil anda agar tetap siap digunakan ketika PPKM usai. Semoga bermanfaat!