Memahami Cara Kerja Dual Airbag Daihatsu Xenia


Dewasa ini konsumen tanah air sudah makin jeli dalam membuat pilihan ketika membeli sebuah mobil baru. Fitur safety yang mumpuni bahkan sudah menjadi prioritas utama bagi kebanyakan orang demi menjamin kenyamanan dan keselamatan berlebih ketika berkendara.

Salah satu produsen mobil tanah air yang paham betul dengan permintaan masyarakat tersebut adalah PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang baru-baru ini melahirkan produk improvement terbarunya untuk Daihatsu Xenia.

Mobil keluarga yang cukup laris manis di pasaran tanah air tersebut, saat ini telah dilengkapi dengan fitur keselamatan berupa dual Supplementary Restrain System Airbag atau biasa dikenal dengan sebutan SRS Airbag. Menurut statistik yang ada, airbag memiliki fungsi penting dan telah menyelamatkan ribuan nyawa sejak diperkenalkan pada awal tahun 1980 silam. Jika kendaraan Anda mengalami sesuatu, airbag pada mobil Anda dapat mengembang dalam waktu kurang dari sepersepuluh detik untuk melindungi Anda dari kekuatan sebuah tabrakan.

Khusus pada Daihatsu Xenia, fungsi dual SRS Airbag pada mobil ini juga dipadukan dengan fitur keselamatan lainnya berupa Front Row Seatbelt with Pretensionner and Force Limiter. Ingin tahu bagaimana cara kerja dual Airbag Daihatsu Xenia ? Berikut ini ulasannya :

Pada dasarnya, ada 3 komponen penting dalam penggunaan airbag, antara lain :

1. Airbag

Airbag terbuat dari kain nilon tipis dan dilipat ke dalam roda kemudi atau dashboard. Dual SRS Airbag di Daihatsu Xenia terletak pada kedua tempat duduk depan dan hanya berfungsi untuk kecelakaan frontal dari depan atau maksimum kemiringan kecelakan sebesar 30 derajat. Ini artinya kalau mobil terbalik atau benturan terjadi dari arah samping maka airbag tidak akan bekerja.

2. Sensor

Sensor berfungsi untuk mendeteksi kekuatan tabrakan, kemudian memberi perintah pada airbag untuk mengembang. Pada Daihatsu Xenia, 3 sensor terletak di bagian depan mobil, yakni di bagian kanan, kiri dan bawah dashboard yang berfungsi sebagai ECU dari SRS Airbag.

WOW!  Lexus RC F - Luxury Sport Coupe 2020

Ada beberapa syarat utama untuk mengaktifkan sensor tersebut agar meledakkan Airbag. Ini artinya tidak semua deselerasi akan menyebabkan airbag mengembang.

Persayaratan utama adalah bila 2 sensor di depan mengatakan valid dan ECU di dashboard juga mengatakan valid, maka airbag akan mengembang. Namun bila sebaliknya, maka airbag tidak akan mengembang.

Deselerasi yang dianggap valid adalah saat bagian depan mobil mengalami benturan pada kecepatan diatas 25 km/jam.

3. Sistem Inflasi

Kantong udara sebenarnya digelembungkan oleh solid rocket booster. Natrium azida (NaN3) dan kalium nitrat (KNO3) bereaksi sangat cepat untuk menghasilkan tiupan besar gas nitrogen panas. Gas inilah yang kemudian mengembangkan airbag (meledak dari roda kemudi atau dashboard seperti mengembang).

Cara Kerja Dual Airbag Daihatsu Xenia :

Pada saat terjadi deselerasi atau pengurangan kecepatan yang tiba-tiba secara signifikan seperti terjadi kecelakaan, maka pendulum yang terdapat di sensor akan bergerak ke sensor ECU untuk menyalakan airbag. Ledakan atau mengembangnya Airbag akan langsung terjadi dibawah 1 detik setelah terjadinya benturan.

Berikutnya fitur Pretensioner akan aktif dan menarik seat belt atau sabuk pengaman sepanjang 15 cm selama 0,02 detik untuk menarik tubuh pengemudi ke sandaran kursi dan membiarkan airbag mengembang sehingga tubuh tetap berada pada posisinya dan mencegah gerakan dada ke depan.

Dalam tempo 0,01 detik setelah airbag mengembang dengan sempurna, fitur Force Limiter akan mengambil alih dan mengendurkan seat belt atau sabuk pengaman sejauh 120 cm untuk mengurangi tekanan berlebih pada bagian dada sehingga mengurangi resiko cedera.

Sekitar satu detik kemudian, airbag sudah mengempis (memiliki lubang di dalamnya), sehingga pengendara bisa keluar dari kendaraan.

Perlu dipahami disini, meski Daihatsu Xenia sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan yang lebih baik, tapi tetap utamakan safety driving ya. Ingat, keluarga tercinta menunggu di rumah. Seperti kata pepatah : “mencegah lebih baik daripada mengobati.”

WOW!  Mercedes-Benz G63 AMG 6×6 – Mainan Para Raja Minyak Timur Tengah