7 Fakta Seputar Mobil Listrik


Keberadaan mobil listrik di Indonesia mungkin belum se-populer negara lainnya seperti China yang memang sudah menaruh perhatian lebih terhadap perkembangan mobil listrik demi kebaikan di masa depan. Kalaupun sempat populer, itupun bukan dikarenakan faktor hebat dari mobil listrik itu sendiri, melainkan karena berita gagalnya mobil listrik buatan anak bangsa ketika sedang diuji jalan, kemudian jadi bulan-bulanan media nasional selama berhari-hari.

Terlepas dari begitu peliknya perkembangan mobil listrik di Indonesia, sebenarnya mobil dengan jantung pacu yang bersumber dari listrik memiliki begitu banyak kelebihan yang mungkin belum banyak diketahui oleh masyarakat luas.

Berawal dari dugaan yang keliru hingga akhirnya menjadi mitos yang sama sekali tidak mendasar, membuat citra mobil listrik rusak di mata masyarakat yang kebanyakan masih awam. Bahkan tidak sedikit orang yang berpikiran bahwa mobil listrik tak ubahnya seperti sebuah alat elektronik biasa yang akan korslet jika terkena air. Alhasil kesalahan persepsi seperti inilah yang kemudian menjadikan mobil listrik menjadi sulit untuk populer di Indonesia.

Untuk mengetahui apakah mitos seputar mobil listrik yang terlanjur beredar di masyarakat tersebut memiliki kebenaran atau tidak. Berikut ini Klub Berita ulas 7 Fakta Seputar Mobil Listrik yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya :

1. Mobil Listrik Lebih Mahal daripada Mobil Bensin Sekelasnya

Hingga saat ini kita harus mengakui bahwa harga mobil listrik pasti selalu lebih mahal ketimbang mobil bensin meski masih dalam satu kelas yang sama. Ambil contoh mobil listrik plug-in termahal saat ini yaitu Smart ForTwo “Electric Drive”. Mobil ini bahkan dibanderol dengan harga dua kali lipat dibanding saudaranya sendiri yakni Smart ForTwo dengan mesin bensin.

WOW!  Inilah 5 Perbedaan Teknologi Motor Honda Vs Yamaha

Untuk menyiasati masalah harga, beberapa negara seperti China bahkan rela memberikan subsidi yang sangat besar demi merangsang masyarakatnya agar mau membeli mobil listrik.

2. Biaya Mengendarai Mobil Listrik Jauh Lebih Murah

Meski untuk membeli sebuah mobil listrik dibutuhkan uang yang tidak sedikit alias mahal, namun kenyataannya hal tersebut justru berbanding terbalik ketika mobil listrik mulai digunakan untuk berkendara.

Adapun salah satu kelebihan yang dimiliki mobil listrik adalah kemampuannya yang super duper irit. Sebagai perbandingan jika harga BBM pertalite saat ini sekitar Rp 7.650, maka dengan asumsi perbandingan BBM di mobil bensin 1:12 kilometer, berarti tiap 120 kilometer Anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp.765 ribu.

Beda halnya jika Anda berkendara dengan mobil listrik. Tiap 1 kilometer hanya membutuhkan biaya sekitar Rp.396 saja (perkiraan konversi dari dolar), sehingga untuk menempuh jarak 120 kilometer hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 47.520.

Dengan begini maka bisa ditarik kesimpulan bahwa mobil listrik hanya berat di ongkos ketika di awal-awal saja, sementara ketika sudah dioperasikan maka mobil listrik justru jauh lebih hemat ketimbang mobil berbahan bakar konvensional.

3. Emisi Gas Buang Sangat Rendah

Kelebihan lain yang dimiliki mobil listrik adalah kemampuan emisi gas buang karbondioksida-nya yang jauh lebih rendah dibanding mobil bensin tercanggih sekalipun. Di tengah kondisi makin rapuhnya bumi karena efek negatif dari polusi, tentu saja mobil listrik menjadi solusi yang lebih baik ketimbang mobil yang masih menggunakan bahan bakar konvensional.

4. Jangan Lupakan Mobil Hybrid

Ketika orang menyebut mobil listrik, banyak yang mengacu bahwa mobil itu sepenuhnya dijalankan dengan motor listrik seperti pada Nissan Leaf atau Tesla Model S. Tetapi ada kategori mobil lain yang selain memiliki motor listrik juga memiliki mesin minyak/gas, yaitu mobil hybrid.

WOW!  Toyota Siapkan Teknologi V2V Buat Mobil Masa Depan

Mobil hybrid biasanya dimanfaatkan untuk menghemat biaya hingga motor listriknya habis daya karena mobil listrik memiliki jarak tempuh yang terbatas. Tetapi, mobil ini juga dibekali mesin minyak/gas biasa untuk menjaganya tetap dapat dipacu sejauh mungkin ketika daya listriknya habis, contohnya pada Toyota Prius.

5. Mobil Listrik Nyaman Dikemudikan

Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa mobil listrik sama sekali tidak bising ketika dijalankan, dengan suara yang minim dan sangat halus ketimbang mobil bensin. Beberapa mobil listrik juga memiliki torsi yang cukup besar sehingga performanya di jalan juga cukup mumpuni.

6. Suhu Mempengaruhi Jarak Tempuh

Mobil listrik umumnya cocok digunakan pada tempat dengan suhu sekitar 22 derajat celcius. Jarak tempuh mobil ini dalam sekali pengisian dayanya ternyata cenderung berkurang jika menghadapi cuaca yang terlampau panas atau terlampau dingin.

Logikanya : Jika Anda menggunakan banyak fitur di mobil seperti AC karena cuaca yang sangat panas, maka fitur AC tersebut akan memakan porsi penggunaan energi yang cukup besar, akhirnya mau tidak mau hal tersebut mempengaruhi jarak tempuhnya yang bisa semakin berkurang.

Namun belakangan ini beberapa produsen pengembang mobil listrik sudah memecahkan masalah tersebut. Bahkan makin kesini, jarak tempuh mobil listrik makin meningkat dan terus mengalami penyempurnaan yang luar biasa.

7. Mobil Listrik Bisa Dicuci

Banyak orang yang berpikir bahwa mobil listik sangat bahaya jika terkena air. Padahal faktanya, mobil listrik telah dirancang sedemikian rupa agar bisa melibas air seperti ketika dicuci, hujan, dan lainnya. Pabrikan mobil listrik telah menjamin keseluruhan sistem listriknya tetap tertutup rapi dan aman digunakan meskipun mobil terkena air.